Monday, June 6, 2016

ALL I ASK


All I Ask"
I will leave my heart at the door
I won't say a word
They've all been said before, you know
So why don't we just play pretend
Like we're not scared of what is coming next
Or scared of having nothing left
Look, don't get me wrong
I know there is no tomorrow

All I ask is
If this is my last night with you
Hold me like I'm more than just a friend
Give me a memory I can use
Take me by the hand while we do what lovers do
It matters how this ends
Cause what if I never love again?
I don't need your honesty
It's already in your eyes
And I'm sure my eyes, they speak for me
No one knows me like you do
And since you're the only one that matters
Tell me who do I run to?
Look, don't get me wrong
I know there is no tomorrow

All I ask is
If this is my last night with you
Hold me like I'm more than just a friend
Give me a memory I can use
Take me by the hand while we do what lovers do
It matters how this ends
Cause what if I never love again?
Let this be our lesson in love
Let this be the way we remember us
I don't wanna be cruel or vicious
And I ain't asking for forgiveness

All I ask is
If this is my last night with you
Hold me like I'm more than just a friend
Give me a memory I can use
Take me by the hand while we do what lovers do
It matters how this ends
Cause what if I never love again?


_______________________________________________________________

Di, kamu tau lagu ini? Kali ini aku sedang sangat menyukai lagu Adele yang ini. Bisa jadi karena liriknya mungkin mirip dengan apa yang terjadi pada ku. Bisa jadi karena aku terlalu larut pada suasana musik ini. Menurut ku lagu ini artinya sangat dalam Di. Pertama kali aku dengar dan baca liriknya, aku terharu.
Coba aku tanya kamu satu hal Di, disaat kamu tau besok hari terakhir kamu dengan seseorang yang kamu nyaman dengannya, kira-kira apa yang akan kamu lakukan? Sama dengan yang dilakukan Adele di nyanyi ini? "play pretend Like we're not scared of what is coming next" atau mulai menjauh sejak awal agar semua tidak terasa berat pada akhirnya?
Aku tau kamu mulai berpikir bukan? Karena memang itu bukan pilihan yang mudah Di. Bukan pilihan yang akan dengan gampang kamu ambil dan mengabaikan kemungkinan-kemungkinan yang akan timbul. Tapi Di, cepat atau lambat semua akan terjadi bukan? Hari itu akan datang, mau sekuat apapun kamu berusaha untuk menghentikannya. Disaat itulah kita dituntut untuk bersikap dewasa menghadapi pilihan-pilihan dalam hidup.
Apapun yang kamu pilih, dan bagaimana pun caranya aku tau kamu pasti akan memilih pilihan dengan resiko merugikan orang lain yang lebih kecil. Kamu pasti akan sekuat tenaga mengorbankan dirimu sendiri. Aku tau Di, karena aku pun akan melakukan hal yang sama. Tapi kita juga harus sama-sama menyadari, tidak semua yang menurut kita baik dan paling tepat dipandang sama bagi orang lain. Karena Allah menciptakan manusia dengan beribu-ribu keunikan dan cara berpikir masing-masing. Selama kita serahkan semuanya pada takdirnya Allah, itu adalah cara terbaik dan solusi terbaik. Sepakat ya Di? 
Untuk jawabanku atas pertanyaan ku pada mu tadi, sepertinya aku akan melakukan hal yang sama dengan yang dilakukan Adele pada lagu itu Di. Tapi bisa jadi aku tidak setegar Adele. Hahaha..
Ramadhan telah tiba. Horeee,, horee,, horee.. Susana ramadhan sungguh membawa berkah ya Di. Aku bahagia sekali kembali bertemu dengan ramadhan kali ini. Kamu puasa yang rajin ya, taraweh, sama ngaji juga. Semoga kita selalu jadi individu-individu yang jauh lebih baik.
Mohon maaf lahir dan batin ya Di.

Dari seseorang yang tidak akan melupakan cara kamu terlihat bahagia. 

Wednesday, May 4, 2016

Learn to be Patience


Selamat malam Di,
Aku baru saja pulang beberapa menit yang lalu. Lumayan melelahkan hari ini. Tapi bahagia sekali rasanya ketika menyadari besok adalah libur terpanjang sejak awal Januari lalu. Horraay.. Kegiatan apa yang kamu lakukan dilibur panjang kali ini Di? Tidakkah kamu mendaki gunung lagi seperti kebiasaan mu dulu? Teman-teman di group whatsapp ku banyak sekali yang pergi berlibur. Tapi aku? Ah, kali ini sedang tidak ingin kemana-mana. Justru yang sedang aku butuhkan adalah menikmati liburan di rumah dan berleha-leha. Andai saja bisa. Iya Di, diliburan kali ini aku juga sudah ada agenda keluar. Begitu juga dengan minggu-minggu berikutnya. Aku akan banyak sekali kesibukan sampai hari H itu datang Di.
Selain lelah fisik, sepertinya aku juga lelah batin Di. Ahahaha. Aku lelah peduli. Sungguh. Sampai sejauh mana sih Di, batas kesabaran tiap-tiap manusia dalam membawa sesamanya kejalan yang lebih baik.


Aku sungguh tidak bisa bayangkan betapa Nabi kita adalah sosok yang sangat penyabar dalam menyebarkan agama. Menghadapi orang-orang kafir yang sangat keras kepala. Aku saja mengajak sahabat ku menjadi lebih baik saja tidak bisa. Sedih sekali rasanya. Tapi mungkin, kebaikan memang tidak bisa dipaksakan. Jika memang bukan niat diri sendiri, perubahan itu tidak akan pernah bertahan lama.
Mungkin juga yang salah bukan ada perubahan atau tidaknnya. Mungkin persepsi baik menurut kita itu yang berbeda. Aku sepertinya tidak boleh paksakan personal thought aku tentang kebaikan. Toh belum tentu juga aku benar. Baik, baik, aku sedang belajar mengalah dan tidak memaksakan kehendak kali ini. Anggap saja keimanan ku sedang diuji. Atau anggap saja Allah sedang menginginkan aku belajar untuk tidak merasa benar sendiri. Baiklah ya Allah. Baiklah. Bantu aku ya, jangan sampai aku kehilangan rasa kepedulian ku karena merasa semua yang ku lakukan sia-sia. Aku harus banyak sekali belajar ilmu ikhlas. Atau sebelum memperbaiki orang lain, aku sendiri harus banyak sekali memperbaiki diri sendiri.
Dear Allah, aku mohon jangan bosan menghadapi aku yang keras kepala ini. Maafkan aku jika aku banyak sekali berbuat salah dan ingkar pada Mu. :'(
Di, akan selalu ada solusi dari masalah ku setiap aku mengabari mu. Apakah ini pertanda bahwa Allah ingin aku banyak mendokumentasikan masalah ku dibanding berkeluh kesah dan resah sendiri. Hahaha..

Di, happy long weekend.
I miss you much. :*